beberapa waktu yang lalu, miabonita sempet ‘berantem’ dengan seoarng ‘teman’. sbenernya sepele, tapi karena kami berdua sama2 cewek akhirnya malah jadi ribet.
asal mula dari miabonita yang mula-nya diplot jadi organizing comittee sebuah kegiatan. entah kenapa (tidak akan disebut alasannya, karena hal ini -alasan- amat sangat riskan dibicarakan) jobdesc yang tercantum di sebelah nama miabonita berubah menjadi perserta. setelah dicheck ke ‘yang berwenang’ akhirnya miabonita mengambil kesimpulan kalaulah jobdesc itu hanya ada di kertas. ok, apalah jobdesc yang dikasih, miabonita tetep suka.toh, dari semula alasan jadi OC bukan karena ada imbalan dibalik itu tapi karena memang miabonita enjoy, suka dengan kegiatan2nya.
walhasil, ternyata dalam kenyataannya miabonita engga tau asalmula kenapa akhirnya jadi berantem dengan ‘yang berwenang’. kami sekamar, tiba2 dia mengemasi barang2, tanpa kata2 dengan raut muka yang tidak bisa miabonita gambarkan disini. miabonita sedih banget. apalagi setelah beberapa pertanyaan tanpa jawaban yang sebenarnya biasa terjadi antara kami berdua….dia yang seringkali tak memberi jawaban dengan raut muka yang sudah terkenal itu. ya sudah, biarlah toh miabonita rasa tak ada kesalahan yang diperbuat.
dan ketika akhirnya miabonita mengambil keputusan untuk berhenti memohon dan menjadi budak. bukan UANG yang miabonita cari disini, bukan pula kamarAC,laundry,makan gratis ditangungg yang miabonita cari. bukan itu. maaf
bukan UANG. miabonita hanya suka bersosialisasi, suka bercengkrama, tapi bukan mengambil alih kekuasaan.bayangkan, kami tidur bertiga bersebelahan. perempuan-perempuan.semetara satu orang di satu sisi sedang menjelek2kan. “iya, tau engga sih tiba2 dia mengambil alih….”
maaf, bukan kekuasaan yang miabonita cari, BUKAN uang.
malam itu, saya kehilangan satu oarang teman.
Komentar Terakhir