Arsip untuk April 20th, 2010

kangen semua orang

kangen bapak, kangen ibu, kangen mas widhi, kangen pipit yang baru tadi pagi ketemu, kangen lik yuni dengan masakannya, kanen lik dakir, kangen leli, kiki, kanegn motongin kuku mbah kakukng, kangen tiduran di pangku mbah putri sambil dielus rambutnya, kangen rumah…

kangen sama temen-temen, kangen mba ami dengan rumpiannya, kangen mba indah dengan ketawanya, kangen mas iwin dengan obrolan cerdas kita!, kangen ayah, bunda, kangen iyus, kangen aqhar, kangen lulu,kangen ria,kangen td, kangen….

sebenernya kangen pengen manja2….:))

saya tidak butuh itu,saat itu

beberapa waktu yang lalu, miabonita sempet ‘berantem’ dengan seoarng ‘teman’. sbenernya sepele, tapi karena kami berdua sama2 cewek akhirnya malah jadi ribet.

asal mula dari miabonita yang mula-nya diplot jadi organizing comittee sebuah kegiatan. entah kenapa (tidak akan disebut alasannya, karena hal ini -alasan- amat sangat riskan dibicarakan) jobdesc yang tercantum di sebelah nama miabonita berubah menjadi perserta. setelah dicheck ke ‘yang berwenang’ akhirnya miabonita mengambil kesimpulan kalaulah jobdesc itu hanya ada di kertas. ok, apalah jobdesc yang dikasih, miabonita tetep suka.toh, dari semula alasan jadi OC bukan karena ada imbalan dibalik itu tapi karena memang miabonita enjoy, suka dengan kegiatan2nya.

walhasil, ternyata dalam kenyataannya miabonita engga tau asalmula kenapa akhirnya jadi berantem dengan ‘yang berwenang’. kami sekamar, tiba2 dia mengemasi barang2, tanpa kata2 dengan raut muka yang tidak bisa miabonita gambarkan disini. miabonita sedih banget. apalagi setelah beberapa pertanyaan tanpa jawaban yang sebenarnya biasa terjadi antara kami berdua….dia yang seringkali tak memberi jawaban dengan raut muka yang sudah terkenal itu. ya sudah, biarlah toh miabonita rasa tak ada kesalahan yang diperbuat.

dan ketika akhirnya miabonita mengambil keputusan untuk berhenti memohon dan menjadi budak. bukan UANG yang miabonita cari disini, bukan pula kamarAC,laundry,makan gratis ditangungg yang miabonita cari. bukan itu. maaf

bukan UANG. miabonita hanya suka bersosialisasi, suka bercengkrama, tapi bukan mengambil alih kekuasaan.bayangkan, kami tidur bertiga bersebelahan. perempuan-perempuan.semetara satu orang di satu sisi sedang menjelek2kan. “iya, tau engga sih tiba2 dia mengambil alih….”

maaf, bukan kekuasaan yang miabonita cari, BUKAN uang.

malam itu, saya kehilangan satu oarang teman.

ga penting

kesulitan membuat judul di awal,

begini, miabonita(saya) terjebak pada situasi yang sama,lagi. apa mungkin karena miabonita masih separo-separo ya?

kalo boleh diumpamakan,

miabonita amat sangat ga suka dengan indocafe coffemix, bukan bermaksud menjelek-jelekkan tapi karena kopi merek ini bikin maag kambuh —parah—  tapi, masih toleran dengan beberapa kopi merek lainnya.

nah, begitu gambaran kasarnya. kalo dipikir2, bukaknkah itu semua kopi. memang yang paling merugikan adalah indocafe coffemix (buat miabonita) tapi kenapa kopi-kopi yang lain masih bisa saya terima. pelbub bilang ” kamu inkonsisten mba, makanya kamu juga di-inkonsisten orang lain. sudahlah. hadapi saja yang ada sekarang, paling engga lebih sering bikin janji sama dosenmu biar cepet lulus. setelah itu baru pikirkan yang lain” kalimat yang bijak memang. tapi tidak menjawab pertanyaan saya sekarang.

apakah saya berbuat salah?



Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.